Perusahaan berkembang secara terus menerus untuk dapat mempertahankan produk atau jasanya di pasar. Semua elemen termasuk sumber daya manusia (SDM) dalam perusahaan juga berkembang secara dinamis. Hanya perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan dengan baik yang memiliki daya saing. SDM di perusahaan dituntut untuk mengembangkan hardskill dan softskillnya. Dalam hal ini, kedua keterampilan tersebut perlu dimiliki oleh seorang pegawai di perusahaan. Untuk itu, sebelum memasuki dunia kerja, disarankan untuk melatih dan mengembangkan keterampilan tersebut. Alasannya, seringkali softskill seperti kemampuan menyelesaikan masalah tidak menjadi perhatian utama. Padahal, perusahaan sangat menyukai kandidat yang memiliki keterampilan tersebut. Namun, bagi para penyandang disabilitas, keterampilan ini merupakan hal yang mendasar.

Dengan perbedaan yang dimiliki, mereka justru memiliki keistimewaan untuk melatih keterampilan tersebut secara terus-menerus. Dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang secara normal melibatkan beberapa organ fisik, para penyandang disabilitas mampu mencari solusinya. Mereka terus berupaya untuk mendapatkan solusi yang terbaik untuk dapat melakukan aktivitas tertentu dengan nyaman. Inilah keistimeawaan yang tidak dimiliki oleh orang-orang pada umumnya. Seringkali, solusi-solusi yang dilakukan oleh para penyandang disabilitas terkesan luar biasa dan kreatif. Tidak sedikit diantara mereka yang juga merupakan penyandang disabilitas melihat keterbatasan sebagai peluang untuk mengembangkan kreativitas agar mereka dapat bertahan. Kendala-kendala yang dihadapi dalam keseharian mereka membentuk karakter untuk terbiasa menghadapi tantangan dan mencari solusi terbaik.

Pengembangan pada keterampilan inilah yang seringkali dilalaikan oleh orang-orang pada umumnya. Padahal, beruntung sekali perusahaan yang memiliki SDM dengan karakter tersebut. Alasannya, SDM yang tidak memiliki karakter semacam ini belum cenderung tidak terbiasa sehingga lebih lama untuk menemukan solusi terbaik.

Berbeda dengan para penyandang disabilitas, mereka dalam keseharian dituntut untuk mengembangkan hardskill dan softskill secara lebih keras sehingga seringkali banyak diantara mereka yang justru berhasil. Pandangan negatif lama yang meragukan kemampuan para penyandang disabilitas untuk berkarya tentu perlu dikoreksi kembali sebab sudah tidak beralasan. Selain itu juga tidak relevan karena saat ini sudah banyak dikembangkan alat bantuk beraktivitas yang sangat beragam.